Ulasan Buku | Perihal Demokrasi oleh Robert A. Dahl

On Democracy

Yayasan Obor Indonesia, 2001, xiii + 294 halaman

Ulasan oleh: Sad Dian Utomo

“Apakah demokrasi bisa menjamin masyarakat bisa bahagia, makmur, adil dan sejahtera?” Robert A. Dahl menjawab sudah pasti, TIDAK. Bahkan menurut guru besar Universitas Yale, AS ini, demokrasi selalu mengecewakan dari apa yang dicita-citakannya. Namun terlepas dari kekurangannya, ternyata demokrasi lebih bisa diharapkan daripada alternatif sistem lainnya, karena memberikan keuntungan antara lain: mencegah terbentuknya pemerintahan yang otokratik dan kejam seperti yang diperlihatkan oleh Yoseph Stalin di Uni Sovyet (1929-1953) yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa hingga 20 juta orang. Demokrasi juga menjamin adanya hak-hak asasi yang tidak bisa diberikan oleh sistem lain, membantu rakyat melindungi kepentingan dasarnya, memberikan kesempatan bagi warganegara untuk menentukan nasibnya sendiri, dan memberikan persamaan politik yang tinggi. 

Membaca buku yang disebut-sebut sebagai salah satu buku politik terbaik di AS ini, seolah kita dipandu dalam suatu “napak tilas ” untuk menelusuri demokrasi, mulai dari sejarah, konsep ideal demokrasi, bagaimana demokrasi dipraktikan di masa Yunani klasik, Romawi hingga sekarang, dan mengapa demokrasi menjadi pilihan yang paling realistis dibanding sistem lainnya serta praktik aktual dari demokrasi di negara-negara yang disebut demokratis. Dahl memulai pembahasan dengan konsep demokrasi ideal, dari skala kecil di kepanitiaan, praktik demokrasi di skala kecil tersebut hingga bagaimana implementasinya dalam skala besar, yaitu negara dan bagaimana implementasi dari demokrasi. Meski tidak mudah memastikan apakah suatu negara dikategorikan demokratis atau tidak secara aktual, namun Dahl memberikan beberapa prasyarat minimal bagi sebuah negara demokrasi yaitu para pejabat yang dipilih; pemilu yang bebas, adil dan dilakukan secara berkala; kebebasan berpendapat, adanya sumber informasi alternatif dan bebas, kebebasan berserikat atau berkumpul, hak kewarganegaraan yang dijamin sepenuhnya (tanpa ada diskriminasi). Terlepas dari beberapa kekurangan kecil dari buku ini, seperti tidak ada daftar isi, dan penerjemahan yang agak kaku, namun buku ini penting bagi para pegiat demokrasi karena memberikan pandangan yang komprehensif tentang bagaimana menyikapi demokrasi. Bagi pembaca yang ingin mendalami tentang masalah demokrasi ini, Dahl juga memberikan catatan-catatan dan referensi tambahan.